Sebuah Kematian Yang Sangat Tidak Wajar Makam Wakit Dibongkar
KARTUREJEKI.COM Polres Malang, Jawa Timur telah berhasil membongkar makam Wakit yang berumur (43) tahun, warga Desa Jogomulyan, Kecamatan Tirtoyudo, Kabupaten Malang. Kematiannya dinilai tidak wajar oleh keluarga, sehingga meminta dilakukan penyelidikan tersebut.
Tim Forensik Rumah Sakit Agen Poker Saiful Anwar (RSSA) malang telah melakukan autopsi untuk memberitahukan penyebab pasti kematiannya tersebut. Dari hasil autopsi yang berhasil ditemukan, dua tulang rusuknya menembus jantung, sehingga mengalami kebocoran dan darah tidak terpompa. Diduga hal tersebut menjadi penyebab kematiannya tersebut.
Kasat Reskrim Polres Malang, AKP Adam Purbantoro telah mengungkapkan, terdapat luka memar di beberapa bagian tubuh Wakit. Bekas luka di antaranya ditemukan di dada dan bibir bagian atas. Selain itu, sejumlah tulang rusuk mengalami patah tulang akibat benturan benda tumpul.
Bagian rusuk sebelah kiri tiga Agen Judi Poker buah bersama sebelah kanan empat buah. Sekitar 7 sampai 8 tulang bagian depan bersama belakang mengalami patah.
Keluarga korban menduga adanya pendarahan di organ dalam akibat tulang rusuk yang patah tersebut yang telah menancap ke jantung. Kebocoran lebih dari satu, karena darah di jantung sampai kosong.
Masih belum diperoleh tentang Agen Domino penyebab luka bersama patahnya beberapa tulang rusuk di dada Wakit. Kalaupun disebabkan karena terjatuh atau kecelakaan, dibutuhkan saksi mata. Bila jatuh sendiri atau ditabrak kendaraan, harus ada saksi, ucap keluarganya tersebut.
Sementara itu kecurigaan keluarga yang muncul dengan kejadian pada malam sebelum wakit ditemukan tewas. Saat itu muncul tiga orang yang mendatangi rumah kepala desa.
Keluarga korban kebetulan Agen Capsa masih belum tidur. Saksinya ada satu warga, satu warga desa lain bersama satu orang lagi menjaga sepeda di luar. Dua orang menyampaikan kalau Wakit telah memukul seorang Kiai," kata Maderah.
Keesokan harinya, jenazah Wakit Agen Bandar Kiu ditemukan tergeletak di jalan Tirtoyudo, Selasa (5/7) dini hari. Polisi masih terus melakukan pendalaman atas sejumlah keterangan para seksi.



0 komentar:
Posting Komentar